Artikel

Studi Meta-Analisis Mengenai Optimalisasi Corporate Social Responsbility dengan Menggunakan Social Networking Analisis

Dr. (C). Dimas Agung Trisliatanto, S.IIP., M.PSDM.

Pendahuluan

Perkembangan revolusi industri 4.0 di Indonesia sangat berdampak pada kehidupan masyarakat. Selain berdampak positif seperti meningkatkan perekonomian masyarakat disekitarnya juga berdampak  negatif  seperti  kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 1999 menyebutkan bahwa  lingkungan  hidup  perlu dijaga  kelestariannya  sehingga  tetap  mampu  menunjang pelaksanaan pembangunan di segala bidang, khususnya pembangunan di bidang industri yang semakin meningkat. Berdasarkan peraturan tersebut pelaku industri tentunya sudah harus memikirkan dampak buruk industri seperti limbah pabrik, suara bising, polusi udara dan berkurangnya persediaan air bersih untuk masyarakat sekitar.

Corporate Social Responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan sendiri sudah diwajibkan untuk perseroan terbatas di Indonesia. Undang-undang  No. 40 Tahun 2007 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, dimana perseroan yang kegiatan  usahanya  di bidang  dan/atau  berkaitan  dengan sumber daya alam diwajibkan untuk melaksanakan  tanggung jawab sosial dan lingkungan. Perusahaan yang menjalankan corporate social responsibility selain merupakan suatu kewajiban juga dapat dimanfaatkan perusahaan untuk meningkatkan citra di masyarakat (Sen & Bhattacharya, 2001). Citra perusahaan dapat terbentuk melalui empat komponen yaitu Persepsi, Kognisi, Motivasi, dan Sikap (Poolthong & Mandhachitara, 2008).

Tanggung jawab sosial dan lingkungan korporasi (corporate social responsibility) saat ini menjadi isu penelitian yang menarik karena para pemangku kepentingan (stakeholders)  menuntut  transparansi  dampak dari aktivitas bisnis perusahaan (Dewi, 2007). Keprihatinan terhadap semakin memburuknya kondisi lingkungan dan sosial akibat aktivitas bisnis perusahaan-perusahaan juga telah menjadi permasalahan dunia pada saat ini (Moser dan Martin, 2012). Data Global Trend Graphs menunjukkan adanya ancaman karena kerusakan lingkungan bagi kelangsungan kehidupan generasi mendatang terlihat pada gambar 1 berikut ini:



Gambar 1. Tren Global Kerusakan Lingkungan
(Sumber: Global Trend Graphs, “Planet under Pressure”, 2014)

Related posts

Sistem Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

IKA-UA-SDA

New Normal Bukan Wis Normal

IKA-UA-SDA

Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Ekonomi

IKA-UA-SDA